Dashboard Statistik Kebudayaan, Pariwisata dan Ekraf Jawa Timur Klik Disini ya!

Belajar dari KEN 2026: Menyiapkan Event Jawa Timur yang Lebih Kuat untuk KEN 2027

Jawa Timur layak menyandang predikat sebagai Provinsi Event. Hingga Agustus, tercatat sebanyak 1.104 event diselenggarakan di Jawa Timur. Jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah hingga mencapai lebih dari 1.300 event sampai Desember. Kekuatan ekosistem event Jawa Timur juga tercermin dari capaian selama empat tahun berturut-turut sebagai provinsi dengan jumlah event yang lolos Karisma Event Nusantara (KEN) terbanyak, yaitu 8 event pada 2023, 8 event pada 2024, dan 11 event pada 2025.

Pada pelaksanaan KEN 2026, Jawa Timur kembali menunjukkan kekuatan ekosistem event daerah. Sebanyak 11 event Jawa Timur terpilih dalam KEN 2026, dengan penyelenggara yang berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pemerintah daerah, kolaborasi lintas pihak, yayasan, komunitas hingga pelaku usaha pariwisata.

Capaian tersebut menjadi modal sekaligus pembelajaran penting bagi penyelenggara event Jawa Timur yang ingin mengikuti kurasi KEN 2027.

11 Event Jawa Timur di KEN 2026

Event Jawa Timur yang masuk dalam KEN 2026 tersebar di berbagai daerah dan menampilkan karakter serta potensi yang beragam, yaitu:

  1. Festival Rujak Uleg — Kota Surabaya
  2. Surabaya Vaganza — Kota Surabaya
  3. Festival Nasional Reog Ponorogo — Kabupaten Ponorogo
  4. Segoro Topeng Kaliwungu — Kabupaten Lumajang
  5. Festival Ronthek — Kabupaten Pacitan
  6. Banyuwangi Ethno Carnival — Kabupaten Banyuwangi
  7. Jember Fashion Carnaval — Kabupaten Jember
  8. Tong Tong Night Market — Kota Malang
  9. Festival Jaranan Trenggalek Terbuka — Kabupaten Trenggalek
  10. Festival Musik Tong Tong — Kabupaten Sumenep
  11. Gandrung Sewu — Kabupaten Banyuwangi.

Dari daftar tersebut, Festival Nasional Reog Ponorogo dan Jember Fashion Carnaval (JFC) berhasil masuk dalam jajaran Top 10 KEN 2026, yaitu event dengan kualitas penyelenggaraan, daya tarik wisata dan dampak daerah yang dinilai menonjol.

Keberagaman tersebut menunjukkan bahwa tidak ada satu bentuk tunggal event yang dapat masuk KEN. Event budaya, karnaval, festival kuliner, musik maupun event yang mengangkat identitas lokal memiliki peluang untuk berkembang menjadi daya tarik pariwisata ketika didukung konsep dan pengelolaan yang kuat.

Apa yang Bisa Dipelajari dari KEN 2026?

Pengalaman pelaksanaan KEN 2026 memberikan sejumlah pembelajaran yang dapat menjadi bahan persiapan bagi penyelenggara event untuk menghadapi kurasi KEN 2027.

1. Kekuatan Lokal Menjadi Identitas Utama

Salah satu kekuatan event-event Jawa Timur adalah kemampuannya mengangkat identitas dan kekayaan lokal.

Festival Nasional Reog Ponorogo, misalnya, membawa seni Reog sebagai identitas budaya Ponorogo sekaligus bagian dari pengalaman wisata. Sementara itu, Segoro Topeng Kaliwungu mengangkat budaya pesisir melalui penyelenggaraan festival di kawasan Pantai Watu Pecak, Lumajang.

Bagi penyelenggara event yang ingin mengikuti KEN 2027, hal ini dapat menjadi pembelajaran penting: event tidak harus selalu menciptakan sesuatu yang sepenuhnya baru, tetapi perlu mampu mengemas kekayaan lokal menjadi pengalaman yang menarik dan relevan bagi wisatawan.

Keunikan daerah justru dapat menjadi kekuatan utama ketika dikembangkan secara kreatif.

2. Event Perlu Memiliki Konsep yang Jelas

Sebuah event yang kuat bukan hanya memiliki rangkaian acara yang banyak. Konsep, tema, cerita dan identitas event perlu dapat dijelaskan dengan mudah.

Penyelenggara perlu mampu menjawab beberapa pertanyaan mendasar:

Apa yang membuat event ini berbeda?

Apa yang ingin disampaikan kepada pengunjung?

Apa pengalaman yang akan diperoleh wisatawan?

Mengapa event ini layak dikunjungi?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut menjadi penting karena KEN menempatkan event sebagai bagian dari pengalaman pariwisata, bukan sekadar agenda kegiatan masyarakat.

3. Pengelolaan Event Sama Pentingnya dengan Kreativitas

Kreativitas merupakan salah satu kekuatan event, tetapi pelaksanaan yang baik membutuhkan pengelolaan yang profesional.

Mulai dari struktur kepanitiaan, jadwal kegiatan, pengelolaan venue, pelayanan pengunjung, koordinasi dengan pemangku kepentingan, hingga aspek keamanan dan keselamatan perlu dipersiapkan dengan baik.

Kementerian Pariwisata pada 2026 menargetkan dukungan terhadap 125 event KEN di 38 provinsi, dengan proyeksi pergerakan wisatawan nusantara mencapai 13,75 juta dan proyeksi dampak ekonomi Rp21,57 triliun. Skala tersebut menunjukkan bahwa event dalam KEN dipandang sebagai bagian dari ekosistem pariwisata dan ekonomi, sehingga kualitas pengelolaannya menjadi semakin penting.

4. Promosi Tidak Berhenti Setelah Event Terpilih

Masuk dalam KEN merupakan kesempatan untuk mendapatkan eksposur yang lebih luas. Namun, penyelenggara tetap perlu memiliki strategi promosi sendiri.

Promosi dapat dilakukan melalui media sosial, media massa, komunitas, jejaring industri pariwisata, kolaborasi dengan pelaku usaha, hingga pemanfaatan kanal digital pemerintah daerah.

Event yang memiliki identitas visual kuat, komunikasi yang konsisten dan materi promosi yang menarik akan lebih mudah dikenali dan dibagikan oleh calon pengunjung.

Karena itu, penyelenggara yang mempersiapkan diri untuk KEN 2027 sebaiknya tidak menunggu sampai event mendekati hari pelaksanaan untuk mulai melakukan promosi.

5. Event Perlu Memberikan Dampak bagi Daerah

KEN tidak hanya berbicara mengenai jumlah penonton atau kemeriahan acara.

Event juga diharapkan dapat memberikan dampak terhadap ekonomi lokal, masyarakat, budaya dan lingkungan. Platform resmi KEN menjelaskan bahwa program ini memiliki peran dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, pelestarian budaya dan dampak positif terhadap lingkungan.

Karena itu, penyelenggara perlu mulai memikirkan bagaimana event dapat melibatkan UMKM, pelaku ekonomi kreatif, komunitas lokal, pekerja seni, pelaku usaha pariwisata dan masyarakat sekitar.

Semakin jelas keterkaitan event dengan ekosistem daerah, semakin kuat pula posisi event sebagai bagian dari pengembangan destinasi.

Dari KEN 2026 Menuju KEN 2027

Pengalaman Jawa Timur dalam KEN 2026 menunjukkan bahwa kekuatan event daerah tidak hanya terletak pada skala penyelenggaraan.

Event dengan akar budaya yang kuat, identitas yang jelas, konsep yang menarik, pengelolaan yang profesional, promosi yang baik dan dampak yang nyata memiliki peluang untuk berkembang menjadi daya tarik pariwisata yang lebih luas.

Hal tersebut menjadi penting untuk diperhatikan karena pendaftaran KEN 2027 telah dibuka pada 24 Agustus 2026 dan berlangsung hingga 25 September 2026.

Penyelenggara event dapat mendaftarkan event secara mandiri melalui portal event.kemenpar.go.id. Setelah pendaftaran, usulan akan melalui tahapan penilaian di tingkat kabupaten/kota dan provinsi sebelum mengikuti proses kurasi di tingkat nasional.

Dengan demikian, pengalaman KEN 2026 dapat menjadi referensi bagi penyelenggara untuk melakukan evaluasi sekaligus memperkuat event yang akan diajukan pada KEN 2027.

Saatnya Menyiapkan Event Terbaik Jawa Timur

Jawa Timur memiliki ekosistem event yang sangat beragam. Dari tradisi dan seni pertunjukan, karnaval, musik, kuliner hingga kreativitas generasi muda, berbagai potensi tersebut dapat menjadi bagian dari pengembangan pariwisata daerah.

KEN 2027 menjadi kesempatan untuk membawa potensi tersebut ke panggung nasional.

Bagi penyelenggara event Jawa Timur, sekarang adalah waktu yang tepat untuk melihat kembali event masing-masing:

Apa keunikan event Anda?

Seberapa kuat identitas daerah yang diangkat?

Bagaimana event memberikan pengalaman kepada wisatawan?

Seberapa siap pengelolaannya?

Apa dampaknya bagi masyarakat dan ekonomi daerah?

Dan yang tidak kalah penting, apa yang dapat dikembangkan dari pelaksanaan event sebelumnya agar penyelenggaraan berikutnya menjadi lebih baik?

Belajar dari pengalaman KEN 2026, saatnya menyiapkan event-event terbaik Jawa Timur untuk kembali bersaing dalam kurasi Karisma Event Nusantara 2027.

Catat Jadwal Pendaftaran KEN 2027

Pendaftaran: 24 Agustus–25 September 2026

Portal pendaftaran: event.kemenpar.go.id

Panduan pendaftaran, formulir dan format paparan: linktr.ee/KEN2027

Siapkan event terbaik. Dari kekayaan lokal, menuju panggung nasional.